Accenture Song secara resmi mengakuisisi Romp, siap memberikan pengalaman merek terbaik

Accenture hari ini mengumumkan bahwa Accenture Song telah berhasil mengakuisisi Romp, sebuah agensi Tanda dan hidup mandiri yang juga diakui bakat, kreativitas dan jasanya pemasaran inovatif.

Akuisisi ini merupakan akuisisi pertama Accenture di Indonesia dan kedua di Asia Tenggara setelah akuisisi Entropia, agensi Malaysia yang mengkhususkan diri dalam menciptakan pengalaman digital bagi kliennya.

Secara eksternal, keputusan ini akan memperkuat Accenture Song (sebelumnya Accenture Interactive) untuk terus mempercepat pertumbuhan kliennya, baik di Indonesia maupun Asia Tenggara, dan untuk terus meningkatkan nilai dan relevansinya bagi konsumen.

Ini dilakukan melalui layanan merek kreatif dan berbasis teknologi, termasuk membantu pelanggan menggunakan teknologi baru, seperti metaverse, menjadikannya organisasi yang relevan dan berbasis pengalaman (didorong oleh pengalaman).

"aksen"

Secara keseluruhan, akuisisi ini akan memperkuat kemampuan organisasi dan individu Accenture, di mana bakat, sistem, dan kepemimpinan Accenture Song and Romp dapat berkolaborasi untuk menggabungkan kreativitas dan teknologi guna memenuhi kebutuhan dan mendorong inovasi serta pertumbuhan pelanggan.

Akuisisi ini juga secara strategis selaras dengan strategi bisnis Accenture untuk membantu perusahaan-perusahaan Indonesia meraih peluang di masa ekonomi pascapandemi. Terutama di pasar periklanan digital, yang dianggap mengalami pertumbuhan substansial di seluruh Asia Tenggara. Hal ini juga didukung oleh pasar e-commerce Indonesia yang diperkirakan akan mencapai US$53,8 miliar pada tahun 2025.

Thomas Mourizen, Lagu Accenture Utama SEAmengatakan, “Accenture Song hadir untuk membantu organisasi terhubung, memberikan pengalaman yang bermakna, dan memanfaatkan tren terbaru seperti metaverse melalui kreativitas, teknologi, dan data secara kolektif.

Akuisisi Kejar-kejaran juga akan memperkuat kemampuan pemasaran dan pengetahuan merek kami berada di Indonesia, sehingga kami dapat memberi klien kami akses ke bakat, kreativitas, dan peluang untuk pertumbuhan di masa depan.

Baca juga: OPPO Kuasai Pasar Smartphone Indonesia di Kuartal Kedua 2022

Tinggalkan komentar