Pusat Data Kebakaran, Bos KakaoTalk mengundurkan diri

Bos KakaoTalk
Foto: CNBC

Gogandul.com — Bos KakaoTalk Whon Namkoong dilaporkan telah mengundurkan diri sebagai co-CEO setelah insiden kebakaran cepat SK C&C di Seoul, Korea Selatan. Pengunduran diri itu dilakukan pada Rabu (19/10) kemarin.

Dalam pidato terakhirnya, bos KakaoTalk mengatakan dia akan mundur. Kemudian, meminta maaf kepada berbagai pihak.

“Saya merasakan tanggung jawab yang berat dalam insiden ini dan akan mengundurkan diri sebagai CEO dan memimpin satuan tugas darurat bencana yang mengawasi setelah insiden itu,” kata Namkoong kepada CNBC pada konferensi pers yang diadakan di kantor perusahaan di Seoul. Rabu.

Bos KakaoTalk
Mantan co-CEO KakaoTalk | Foto: Bloomberg

KakaoTalk Boss mengundurkan diri karena kebakaran pusat data

Bos KakaoTalk menambahkan, pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk mengembalikan kepercayaan pengguna KakaoTalk. Dan pastikan kejadian serupa seperti ini tidak akan terjadi lagi di kemudian hari.

Menurut situs web perusahaan, Namkoong sendiri ditunjuk sebagai co-CEO pada Maret tahun ini. Selama kuartal kedua, Kakao mengumumkan bahwa pengguna aktif bulanannya di Korea Selatan telah mencapai 47,5 juta. Setara dengan lebih dari 90% populasi Korea Selatan yang berjumlah 51,74 juta per 1 November 2021.

Hong Euntek, manajer ESG di Kakao, yang sebelumnya memimpin dengan Namkoong, akan menjadi satu-satunya eksekutif perusahaan. Dia akan melanjutkan sebagai CEO.

Bos KakaoTalk
Foto: Reuters

“Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang mengalami gangguan selama pemadaman listrik,” kata Hong sambil membungkuk di sebelah Namkoong.

Sementara itu, kebakaran data center KakaoTalk sendiri terjadi akhir pekan lalu. Pemadaman tersebut menyebabkan pemadaman besar-besaran dan gangguan layanan bagi sekitar 53 juta pengguna KakaoTalk di seluruh dunia.

KakaoTalk bukan hanya aplikasi perpesanan paling populer di Korea Selatan. Namun, itu juga sangat andal untuk digunakan dengan cara yang berbeda. Mulai dari pembayaran online, game dan ride call serta verifikasi login untuk website-website besar lainnya.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengatakan pemadaman tidak jauh berbeda dengan jaringan komunikasi nasional. Dia meminta kementerian terkait untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan tingkat kerusuhan, kemudian membuat rencana untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi.

“Jika ada situasi monopoli atau oligopoli yang memanipulasi pasar, kita harus mengambil langkah sistemik di tingkat nasional untuk kepentingan rakyat,” kata Yoon Senin (17/10) kemarin.

Lihat berita teknologi, ulasan gadget, dan video Gogandul.com di Google News

Tinggalkan komentar