Waspada, ikuti tip berikut untuk melindungi data pribadi di jejaring sosial tipe ITSEC

Data pribadi

Gadgetdiva.id — Kebocoran data merupakan hal yang lumrah di internet akhir-akhir ini. Kita harus waspada terlebih dahulu untuk menjaga keamanan data pribadi di jejaring sosial kita.

Seperti yang dikatakan oleh CEO ITSEC Asia Andri Hutama, ia mengatakan bahwa data pribadi adalah salah satu bagian terpenting. Selain itu, menjadi yang paling rentan juga disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Data pribadi sekarang menjadi semakin penting karena rentan disalahgunakan, terutama di ranah digital. Oleh karena itu, pertanyaan bagaimana melindungi data pribadi harus dipahami dengan baik oleh semua elemen masyarakat,” kata Andri mengutip pernyataan yang diterima Gadgetdiva. , Rabu (7/9).

Lebih lanjut Andri mengatakan, perlindungan data pribadi harus benar-benar menjadi pilar penting bagi yang mengumpulkannya. Dalam hal ini yaitu lembaga dan perusahaan. Namun, kita juga perlu mulai melindungi data pribadi secara mandiri.

“Banyak kebocoran data juga terjadi di tingkat individu akibat kelalaian dalam aktivitas digital. Oleh karena itu perlu kehati-hatian dalam melakukan aktivitas digital untuk melindungi data pribadi kita di dunia maya,” tambah Andri.

Data pribadi

Kiat perlindungan data pribadi bergaya ITSEC

Alamat email yang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda

Masih banyak orang yang menggunakan satu alamat email untuk segala kebutuhannya mulai dari perbankan, transaksi, media sosial, berlangganan, dan lain-lain. Hal ini akan sangat berbahaya bagi data pribadi masing-masing, karena ketika email tersebut diserang, semua informasi yang ada di dalamnya bisa jadi rentan terhadap pencurian. Jadi gunakan alamatnya Surel untuk tujuan masing-masing, misalnya dengan menggunakan alamat Surel perbedaan antara kebutuhan transaksional dan media sosial.

Menggunakan kata sandi kuat dan ganti secara teratur

Menggunakan kata sandi kuat, hindari kata sandi yang mudah ditebak hanya dari namanya. Menggabungkan kata sandi dengan huruf kapital, angka atau tanda baca sehingga kata sandi properti tidak mudah diprediksi. Untuk mengganti kata sandi secara berkala, ini adalah salah satu cara yang paling memaafkan untuk melindungi data pribadi dari pencurian yang mudah.

Data pribadi

Jangan mengklik tautan yang mencurigakan atau mengunduh aplikasi secara sembarangan

Jangan membuka tautan mencurigakan secara sembarangan saat menjelajah Internet untuk menghindari serangan Pengelabuan yang meretas informasi seperti data akun dan data pribadi lainnya. Juga jangan mengunduh aplikasi yang mencurigakan atau tidak tepercaya dari situs web tepercaya. Selalu periksa alamat situs web yang kita kunjungi, karena penjahat sering kali memalsukan situs web untuk memikat pengguna.

Gunakan keamanan aplikasi dan fitur antivirus

Gunakan antivirus di perangkat Anda untuk melindungi perangkat Anda dari infeksi malware. Gunakan juga fitur keamanan pada aplikasi atau perangkat yang sudah disediakan, seperti otentikasi dua faktor (2FA), kata sandi satu kali (OTP), enkripsi ujung ke ujung, pengaturan privasi, peringatan masuk akun, dll. Kenali dan aktifkan fitur ini untuk meningkatkan keamanan saat menjelajah Internet.

Pembaruan aplikasi dan hapus aplikasi yang tidak digunakan

Selalu perhatikan aplikasi yang ada di perangkat. Jika ada pembaruan versi terbaru, dapatkan segera pembaruan, karena versi yang diperbarui sering kali bertujuan untuk memperkuat kerentanan keamanan dari penemuan yang ada. Hapus juga aplikasi yang tidak digunakan, terutama aplikasi yang tidak dijalankan oleh pengembang untuk menghindari risiko peretasan.

Data pribadi

Jangan berbagi informasi penting di dunia digital

Jangan hanya membagikan informasi penting seperti KTP, tiket foto atau paspor, kode QR atau informasi pribadi seperti nama ibu dan nomor rumah saat berselancar di Internet atau menggunakan jejaring sosial. Hal ini penting karena penjahat dunia maya dapat menggunakannya dalam banyak cara, mulai dari pencurian identitas atau manipulasi informasi penting hingga berbagai kejahatan seperti pembobolan akun dan penipuan dari identitas yang dicuri. Jika diretas, segera identifikasi sumbernya, seperti email atau aplikasi. Kemudian segera identifikasi dan amankan data yang diretas, misalnya dengan menghubungi aplikasi untuk informasi lebih lanjut Setel ulang kata sandi atau mengganti informasi rahasia dalam sistem otentikasi.

Lihat berita teknologi, ulasan gadget, dan video Gadgetdiva.id di Google News

Tinggalkan komentar