Lebih tren, Meta akan fokus pada pengembangan kumparan

Revie Sylviana
Revie Sylviana, Direktur Kemitraan Kreator untuk Meta di Indonesia dan Asia Tenggara

Gadgetdiva.id — Setelah diluncurkan pada awal Maret 2021, Reels kini menjadi salah satu platform Instagram yang sedang naik daun. Tampaknya, Instagram akan fokus mengembangkan fitur video pendek.

Ya, sepertinya sekarang sebagian besar pengguna Instagram telah beralih ke Reels. Mereka tidak hanya menonton, tetapi mereka juga membuat konten melalui fitur ini. Tren konten video pendek adalah salah satu pemicu peralihan pengguna.

“Boleh dibilang trending, konten video pendek ini sedang trending. Jadi wajar saja (pengguna Instagram) ada pergerakan ke arah konten pendek (Reels) seperti itu,” kata Director of Content Creator Partnerships Meta di Indonesia dan Asia Tenggara. , Revie Sylviana yang ditemui dalam jumpa pers #TawaDiReels, Selasa (16/8). kemudian.

Ini juga mendorong Meta untuk memperluas fitur video pendeknya. Melalui Revie, Meta mengatakan akan terus menambah fitur pada Reels.

“Ya, sekarang ini (Reels) adalah fitur yang populer. Nantikan banyak fitur pengembangan lainnya, baik monetisasi maupun fitur lainnya, yang akan kami bagikan setelah peluncuran,” tambah Revie saat dikonfirmasi terkait pengembangan fitur Reels di Instagram.

Revie Sylviana
Revie Sylviana, Direktur Kemitraan Kreator untuk Meta di Indonesia dan Asia Tenggara

Revie juga mengatakan pihaknya terus mencermati tren dan kebutuhan pengguna. Termasuk masukan yang diberikan oleh mereka. Dengan demikian, Instagram dapat terus berkembang sesuai dengan tren dan keinginan penggunanya.

Berbagai konten di Reels, berbagai fitur yang tersedia di platform. Salah satu contohnya adalah fitur pengeditan video yang memungkinkan pembuat konten dengan mudah membuat konten mereka.

Selain itu, Reels juga menggabungkan fitur hebat yang dapat membantu pembuat konten mendorong keterlibatan. Dengan demikian, konten mereka tidak hanya dikirimkan ke pelanggan mereka, tetapi juga ke non-pelanggan. Yakni, berkat fitur lintas aplikasi.

Berkat fungsi lintas aplikasi, konten Reels yang kita unggah ke Instagram bisa otomatis tertaut ke Facebook. Melalui fitur ini, pengguna selain pengikut kami dapat menonton konten di Instagram dan Facebook.

Angkat beberapa tema untuk mengirimkan konten pada gulungan

Selain itu, salah satu upaya Instagram untuk menumbuhkan Reels di Indonesia adalah dengan menghadirkan program serupa #TawaDiReels. Untuk membantu pembuat konten mengembangkan konten dan kreativitas mereka.

Sebelumnya, mereka menampilkan program hashtag #OlahragaDiReels. Dimana tujuannya adalah untuk membantu komunitas atlet dan klub olahraga agar dapat menciptakan komitmen sesuai passionnya.

gulungan
Foto: Gadgetdiva.id

Salah satu tema konten yang paling banyak dicari oleh pengguna saat ini adalah komedi. Selanjutnya, disusul fashion dan pariwisata.

“Selain komedi, konten yang paling populer di Indonesia adalah konten fashion dan pariwisata. Karena mungkin setelah COVID-19 sekarang orang bisa mulai traveling, mereka bisa mulai traveling, jadi mereka juga mencari inspirasi untuk traveling,” kata Revie.

Menanggapi hal tersebut, Revie menyatakan bahwa kedepannya Reels akan terus menampilkan program serupa dengan tema yang berbeda. Rencana selanjutnya adalah mengembangkan program pariwisata.

“Karena ini bagian dari komitmen lama Meta, tentu akan ada berbagai program lain. Tapi bentuknya mungkin sama, mungkin nanti akan berbeda, tapi lebih cepat saya bisa berbagi, mungkin Mungkin kita akan memilikinya. pembicaraan ke depan, kami juga sedang menjajaki konten pariwisata,” kata Revie.

Saat ini, Instagram sendiri memiliki lebih dari satu miliar pengguna. Indonesia sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang paling banyak menonton konten, juga menciptakan konten.

Simak berita teknologi, review gadget, dan video Gadgetdiva.id di Google News.

Tinggalkan komentar